“Abu Hamid al-Ghazali adalah tokoh yang dikenal sebagai Hujjatul Islam dan Zayn al-Din pada masanya. Sebagai seorang cendikiawan, telah banyak karya yang ia tulis, karena ia memiliki kecerdasan dan menguasai berbagai disiplin ilmu.” (Imam al-Dzahabi rohimahullah)
“Abu Hamid al-Ghazali -meski ia adalah seorang pakar fikih, tasawwuf, ilmu kalam, ushuluddin, dan disiplin ilmu lainnya- adalah seorang zuhud dan ahli ibadah.” (Imam Ibnu Taimiyah rohimahullah)
Abu Hamid Muhammad bin Muhammad al-Ghazali (1058 -1111 Masehi), lahir di Thus, Iran, adalah seorang filusuf dan teolog muslim Persia. Ia juga dikenal dengan sebutan al-Ghazel di dunia barat. Imam al-Ghazali adalah seorang ulama, ahli fikir, dan ahli filsafat Islam. ia memiliki kecerdasan dan menguasai berbagai disiplin ilmu. Banyak ulama menjadikan karya al-Ghazali sebagai rujukan untuk tulisannya.
Kesempurnaan iman manusia tergantung hatinya, karena kadar iman seseorang sangat fluktuatif. Kadang bertambah dan juga berkurang. Jika di hatinya hanya ada Allah, maka ia termasuk orang-orang yang beruntung. Buku dengan judul asli “Tahdzib Mukasyafatil al-Qulub” karya Imam al-Ghazali ini, berisi 105 cara kita untuk memperbaiki hati dan juga mengajak kita untuk lebih dekat kepada Allah Swt.