"Kak Ria, kan, cewek. Bukan paparazzi namanya, tapi mamarazzi!"
Apa? Mendadak semua ingin pingsan! Yup! Itulah salah satu contoh polosnya Ira, si bocah empat tahun yang baru belajar mengeja. Dia tinggal bersama kedua kakak kembarnya, Ria yang sangat suka fotografi, dan Rio tukang komik. Juga bersama papa yang cool dan mama yang irit binti pelit dan tidak bisa berhenti ngomong.
Benar-benar keluarga super heboh. Lantas apa jadinya, bila keluarga yang tidak pernah bisa diam ini terlibat dalam sebuah kasus kedok duplet kembar? Iwan, teman Ria dan Rio, juga anak Tante Sripit, teman Mama, seorang pencopet? Benarkah dia kembar? Lantas, apa yang membuat dia bertindak seperti itu? Bukankah Tante Sripit orang berada?
Fiuhh... walaupun sarat dengan gelak tawa, novel ini juga bisa membuat tegang, lho! Benar-benar gado-gado yang tidak boleh dilewatkan!
Novel ini merupakan cerita estafet (cerfet) yang ditulis secara bersambung oleh empat orang sekaligus. Satu penulis tidak tahu kelanjutan cerita yang akan ditulis oleh penulis lainnya. Serukan? Yuk, baca!