Berapa banyak orang pernah hafal Al-Qur’an tetapi hari ini dia telah menjadi mantan, sekali lagi, mantan hafizh Al-Qur’an. Abu Ubaid mengatakan, “Seorang yang belajar Al-Qur’an, kemudian melupakannya tidak lain adalah karena dosa yang ia lakukan.” Fokus pada penjagaan Al-Qur’an tidak membuat Anda tidak bisa mengerjakan pekerjaan lain, justru sebaliknya.
Ada juga yang setelah hafal Al-Qur’an terkena virus ujub dan ingin dilihat orang lain. Bahkan merendahkan orang lain yang tidak menghafal atau tidak mengetahui bacaan Al-Qur’an, sungguh ini bukanlah akhlak dari penghafal Al-Qur’an. Sebenarnya tujuan kita menghafal Al-Qur’an adalah sebagai wasilah agar semakin dekat kepada Allah Swt. Jadi kalau semakin banyak hafal harus semakin takwa dan tawaduk.
Buku ini memperingatkan saudara seagama yang tengah berposes menghafal Al-Qur’an dan yang sudah hafal Al-Qur’an untuk selalu meluruskan niat menghafal Al-Qur’an.