Segala sesuatu pada mulanya diciptakan kecil lalu membesar, kecuali musibah. Ia diciptakan besar lalu mengecil. —Ali ibn Abi Thalib
Hidup takkan pernah keluar dari perputaran suka dan duka, anugerah dan musibah, sempit dan lapang. Dan semua itu adalah ujian. Hanya orang-orang mukmin sejati yang mampu menyikapi setiap keadaan tersebut secara tepat. Rasulullah mengatakan, jika mendapatkan anugerah, mereka bersyukur, dan anugerah itu menjadi kebaikan bagi mereka; jika ditimpa musibah, mereka bersabar, dan musibah pun menjadi kebaikan bagi mereka.
Namun, pada kenyataannya tak selalu demikian. Tak jarang seseorang terlalaikan oleh anugerah dan mengeluh saat mendapat musibah. Kenapa? Bisa jadi, sebab sudut yang kurang tepat dalam memandang dinamika hidup serta lemahnya keyakinan bahwa Allah-lah di balik setiap yang terjadi di dunia ini.
Buku ini berisi kutipan-kutipan motivasional dari para ulama klasik, kisah-kisah menggugah, dan doa-doa indah—sebagai bekal menghadapi ujian dan cobaan hidup sekaligus penguat keyakinan bahwa ujian bukanlah kutukan dan musibah bukanlah pertanda Tuhan marah, melainkan alat ukur apakah seseorang berhak “naik kelas” atau “turun kelas” di hadapan Allah.
Sebuah karya yang siap menemani Anda di mana saja dan kapan saja—di sela rapat, jeda di tengah aktivitas padat, atau saat rehat.
Pengantar 1. Susah dan Senang Adalah Anugerah • Anugerah pada Setiap Musibah • Musibah Adalah Rahmat 2. Formula Bahagia • Resep Pertama: Yakin kepada Allah • Resep Kedua: Prasangka Baik kepada Allah • Resep Ketiga: Sabar • Resep Keempat: Menunjukkan Sikap Papa dan Lemah • Resep Kelima: Melihat Musibah yang Lebih Besar • Resep Keenam: Setia Menantikan Jalan Keluar 3. Doa-Doa Pelipur Lara • Adab Berdoa • Himpunan Doa-Doa Pelipur Lara 4. Khatimah • Pepatah dan Petuah • Menjaga Adab yang Indah